Sunday, July 14, 2013

Warisan Indonesia "Batik"

Posted by Anonymous

Ini tentang pengalaman bersama dengan ayahku. Tahun lalu, ayah sedang dalam tugas dinas ke Jogja, aku ikut bersamanya. Dalam perjalanan tersebut, banyak kegiatan yang aku ikuti. Mengunjugi area-area nasional dan mengenali beberapa kebudayaan Jogja. Yang paling mengesankan adalah tentang dunia batik. Karena, batik adalah salah satu warisan dunia dari Indonesia yang telah sah dan diakui oleh UNESCO. 

UNESCO menetapkan batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) sejak 2 Oktober 2009. Suatu kebanggaan tersendiri bagiku dan bangsa indonesia ketika batik bisa mendapat tempat di dunia. Adapun variasi dari batik yakni jumlah motif kain batik yang ada di indonesia sudah tidak terhitung banyaknya. Selain itu, para anak muda pun ikut berbusana batik bukan orang tua saja. Dunia fashion pun sering mengambil batik dalam tema-tema suatu pameran.

Apa itu BATIK ?


Kata batik berasal dari gabungan dua kata bahasa Jawa yaitu amba (menulis) dan titik (titik). Batik adalah salah satu cara pembuatan bahan pakaian. Selain itu batik bisa mengacu pada dua hal. Yang pertama adalah teknik pewarnaan kain dengan menggunakan malam untuk mencegah pewarnaan sebagian dari kain. Dalam literatur internasional, teknik ini dikenal sebagai wax-resist dyeing. Pengertian kedua adalah kain atau busana yang dibuat dengan teknik tersebut, termasuk penggunaan motif-motif tertentu yang memiliki kekhasan. Cara pembuatan batik semula dibuat di atas bahan dengan warna putih yang terbuat dari kapas yang dinamakan kain mori. Dewasa ini batik juga dibuat di atas bahan lain seperti sutera, poliester, rayon dan bahan sintetis lainnya. Motif batik dibentuk dengan cairan lilin dengan menggunakan alat yang dinamakan canting untuk motif halus, atau kuas untuk motif berukuran besar, sehingga cairan lilin meresap ke dalam serat kain. Kain yang telah dilukis dengan lilin kemudian dicelup dengan warna yang diinginkan, biasanya dimulai dari warna-warna muda. Pencelupan kemudian dilakukan untuk motif lain dengan warna lebih tua atau gelap. Setelah beberapa kali proses pewarnaan, kain yang telah dibatik dicelupkan ke dalam bahan kimia untuk melarutkan lilin. (source: wikipedia.org)

Di Indonesia, tersebar macam-macam motif batik, dari sabang sampai merauke terdapat motif batik tersendiri. Antara lain :


1. Batik Aceh

    

2. Batik Bali


3. Batik Jogja


4. Batik Kalimantan


5. Batik Maluku


6. Batik Papua



7. Batik Solo




Kemudian adapun museum batik yang didirikan di kota-kota besar di Indonesia. Salah satunya museum batik Yogyakarta. Museum Batik Yogyakarta adalah museum batik pertama di Yogyakarta didirikan atas prakarsa Hadi Nugroho, pemilik museum. Pada 12 Mei 1977, museum ini baru diresmikan oleh Kanwil P&K Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Museum Batik Yogyakarta adalah museum batik pertama di Yogyakarta didirikan atas prakarsa Hadi Nugroho, pemilik museum. Museum swasta ini terletak di Jalan Dr. Sutomo, Kota Yogyakarta. 

Bangunan ini dikelola sendiri oleh pasangan suami istri Dewi dan Hadi Nugroho. Pada 12 Mei 1977, museum ini baru diresmikan oleh Kanwil P&K Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Museum ini mendiami area seluas 400 m2 dan sekaligus dijadikan tempat tinggal pemiliknya.  Kini, museum ini menyimpan lebih dari 1.200 koleksi perbatikan yang terdiri dari 500 lembar kain batik tulis, 560 batik cap, 124 canting (alat pembatik), dan 35 wajan serta bahan pewarna, termasuk malam. Koleksi museum ini terdiri berbagai batik gaya Yogyakarta, Solo, Pekalongan, dan gaya tradisional lainnya dalam bentuk kain panjang, sarung, dan sebagainya. Motifnya kebanyakan berupa motif pesisiran, pinggiran, terang bulan, dan motif esuk-sore. Sedangkan, ratusan koleksi lainnya adalah hasil karya sendiri pemilik museum diantaranya sulaman gambar Presiden RI pertama Soekarno, mantan Presiden Soeharto, Megawati Soekarnoputri, dan Hamengkubuwono IX. Selain itu ada juga potret wajah pahlawan Imam Bonjol dan Pangeran Diponegoro. Ada pula sulaman wajah Paus Yohanes Paulus II dan Bunda Teresa dari India. (source: wikipedia.org)

0 comments:

Post a Comment

Give Your Comments Guys

here i am - journalnjourney.blogspot.com. Powered by Blogger.
 

"Here I Am" Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review